Tidak Ada Pengurangan P3K dan P3K Paruh Waktu di Kabupaten Muratara

MURATARA, Bongkarmedia.com
Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selaran (Sumsel) H. Devi Suhartoni menegaskan bahwa di Kabupaten Muratara tidak ada pengurangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan P3K Paruh Waktu.
Hal ini disampaikan oleh orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan dalam facebook pribadinya Devi Suhartoni
“Banyak yang bertanya kepada saya melalui messenger, apakah P3K dan P3K Paruh Waktu akan di kurangi ? Saya jawab tidak Ada pengurangan P3K dan P3K Paruh Waktu, tapi diminta kepada P3K dan juga P3K Paruh Waktu untuk kerja yang serius dan disiplin serta masuk kerja dan kerja dengan baik. Jika banyak absen dan masalah, ya akan dihukum,”tegasnya
Selain itu ada juga pertanyaan apakah akan Ada work from home (WFH)/begawe dari rumah ? Kalau ada, hari apa ? Bagaimana pelayanan kepada masyarakat ? Saya jawab akan Ada effisiensi dan masalah kerja dari rumah, kita akan tentukan hari senin nanti tanggal 06/4/2026. Total anggaran maintenance mobil dan beli solar di Muratara sebesar Rp. 6, 2 miliar, akan di review dan dihemat, tetapi ada bagian tidak bisa dihemat lagi seperti mobil sampah DLHP, sudah dipotong dengan aturan baru lebih kurang 45%. Sebenarnya mobil sampah sudah hemat dan saat ini hanya sampai bulan 7 (Juli) bisa beli solar untuk mungut sampah, dampaknya sampah akan ada dimana mana. Untuk pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu karena dinas yang melayani umum dan masyarakat tetap kerja normal.
Kemudian ada lagi pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat seperti mengapa pembangunan dikit sekali dan kapan akan dibangun jalan ini, jembatan itu dan ruang kelas dan lain lain ? Kemudian dijawab oleh beliau, untuk pembangunan memang melambat karena Kabupaten dikurangi uang APBD dari pemerintah pusat, tapi bukan hanya Kabupaten kita saja tetapi untuk seluruh Indonesia. Banyak terkendala program buat jembatan gantung seperti jembatan dari Desa Pauh ke Ketapat Kecamatan Rawas Ilir, jembatan Lubuk Emas dan Kuto Tanjung Kecamatan Ulu Rawas, jembatan Sukamenang Kecamatan Karang Jaya, jalan di Kecamatan Ulu Rawas, jalan di Kecamatan Nibung dan jalan jembatan dari Rantau Telang ke Tanjung Agung Kecamatan Karang Jaya dan lainnya, namun dari uang yang Ada kita guyuri secara baik berapa ada uang dan mana yang sangat perlu.
Setelah itu ada lagi pertanyaan dari masyarakat kapan Gardu Induk (GI) selesai ? Beliau menjawab Gardu induk harusnya sudah selesai, tetapi ada efisienci juga di lingkup PLN dan PLN bilang selesai tahun 2026 ini, dimana kalau tidak Ada efisiensi harusnya bulan februari tadi sudah selesai.
Tidak hanya itu ada lagi pertanyaan dari masyarakat apakah terus menambah Tower didesa desa ? Bupati dua periode ini menjawab Tower akan terus bertambah tetapi berdasarkan komunikasi dengan group tower diguyuri juga karena ada efisienci anggaran di Tower dan komunikasi provider.
Terakhir ada lagi pertanyaan dari masyarakat masalah Bis sekolah ? Mantan Wakil Bupati Periode 2014-2019 ini menjelaskan masalah Bis sekolah terdampak juga gaji sopir dan solar dikurangi karena efisiency, juga maintenancenya dan tidak bisa membeli Bis baru karena tidak Ada duit tetapi ini akan kami rapatkan agar anak anak tetap sekolah pakai Bis dan sopir tetap bergaji.
Terimakasih dan saya akan keliling Desa desa serta kumpul dengan masyarakat untuk melakukan dialog dan komunikasi. (Rizqi)



