Banjir Muratara Rendam Ribuan Rumah Warga, Putuskan Lima Jembatan Gantung dan Telan Korban Jiwa Satu Orang

MURATARA, Bongkarmedia.com
Banjir bandang yang terjadi diwilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada hari Kamis tanggal 7 Mei 2026 rendam 4 Kecamatan dan rusak fasilitas umum
Dalam banjir tersebut setidaknya merendam 14.167 Rumah, Lima Jembatan Gantung Putus dan Telan Korban Jiwa Satu Orang.
“Banjir bandang di Kabupaten Muratara setidaknya merendam 14.167 unit Rumah warga. Dari 14. 167 Rumah yang terendam banjir, sebanyak 35 unit Rumah rusak berat/hanyut, 11 unit Rumah rusak sedang dan 101 unit Rumah rusak ringan, dan 14.167 KK dengan jumlah 54.266 Jiwa terkena dampaknya (Data ini bersifat sementara),”kata kepala BPBD Kabupaten Muratara, Hasbi melalui Kabid Kesiap Siagaan, Mugono saat dikonfirmasi. Senin (11/5/2026)
Mugono menjelaskan, ada lima Jembatan Gantung yang putus akibat diterjang banjir yaitu Jembatan gatung Desa Tanjung Beringin, Jembatan gantung Desa Terusan, Jembatan Gantung Desa Sukamenang, Jembatan Gantung Desa Noman, Jembatan Gantung Desa Batu Gajah Rusak Sedang.
Selain itu ada 10 unit Puskemas pembantu terendam, 6 unit Polindes terendam, 15 unit TK/Paud, 22 unit SD/MI, 6 unit SMP/MTS, dan 1 unit SMA/SMK terendam.
“Ada 1 Mushollah hanyut dan 10 Mushola terendam, 25 unit Masjid terendam, 27 unit kolam terendam, 30 Hektar sawah terendam, 850 Hektar kebun terendam, 11 unit perkantoran terendam dan 1 orang meninggal dunia a.n shanum Aqila Fitri (3). Untuk total kerugian saat ini masih dalam proses pendataan,”bebernya.
Adapun 4 Kecamatan yang terendam banjir yakni Kecamatan Karang Jaya meliputi 11 Desa dan 1 Kelurahan diantaranya: Desa Lubuk Kumbung, Desa Muara Batang Empu, Desa Rantau Telang, Desa Tanjung Agung, Desa Sukamenang, Keluarahan Karang Jaya, Desa Muara Tiku, Desa Terusan, Desa Embacang Lama, Embacang Baru, Embacang Baru Ilir dan Desa Bukit Langkap.
Kemudian Kecamatan Rupit meliputi 12 Desa dan 1 Kelurahan dianataranya: Desa Tanjung Beringin, Desa Noman, Desa Noman Baru, Desa Batu Gajah, Desa Batu Gajah Baru, Desa Maur Lama, Desa Maur Baru, Desa Bingin Rupit, Desa Beringin Jaya, Kelurahan Muara Rupit, Desa Lawang Agung, Desa Lubuk Rumbai dan Desa Pantai.
Setelah itu Kecamatan Karang Dapo meliputi 6 Desa dan 1 Kelurahan diantaranya: Desa Kerta Sari, Desa Rantau Kadam, Desa Karang Dapo, Kelurahan Karang Dapo, Desa Biaro Lama, Desa Biaro Baru dan Desa Aringin.
Dan terakhir Kecamatan Rawas Ilir meliputi 8 Desa dan 1 Kelurahan diantaranya: Desa Mandi Angin, Kelurahan Bingin Teluk, Desa Beringin Makmur I, Desa Beringin Makmur II, Desa Tanjung Raja, Desa Pauh I, Desa Air Bening, Desa Mekar Sari dan Belani.
Masih dikatakan Mugono, untuk saat ini Pemerintah Kabupaten Muratara bersama TNI dan Polri terus berupaya melakukan kaji cepat terhadap dampak bencana banjir, kemudian melakukan pendataan awal, melakukan koordinasi lintas sektoral dalam penangan darurat, monitoring situasi bencana banjir dan melakukan evakuasi korban serta mendirikan dapur umum
Lebih lanjut Mugono menjelaskan kondisi terkini air di Kecamatan Karang Jaya dan Kecamatan Rupit sudah surut.
“Akses jalan lintas Rupit-Rawas Ilir sudah bisa dilalui sampai Desa Mandi Angin dan untuk Kecamatan Rawas ilir masih terendam,”pungkasnya. (Rizqi)



